Tune Up Mesin Bensin

on August 13, 2013 in tune up, tune up mesin

tune up mesin

Tune up biasanya mengacu pada servis rutin pada mesin untuk memenuhi spesifikasi pabrik. Tune up mesin diperlukan secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk memastikan mobil berjalan seperti yang diharapkan. Tenaga mesin pada motor dengan bahan bakar bensin dihasilkan dari pembakaran campuran udara dan bensin. Untuk memperoleh campuran udara dan bensin sesuai dengan kondisi kerja dari suatu mesin, digunakan karburator. Dengan demikian karburator merupakan bagian yang penting agar diperoleh hasil kerja mesin yang optimum dan efisien. Rangkaian tune up mesin, pekerjaan pemeriksaan, penyetelan, pembersihan pada karburator harus dilaksanakan secara rutin.

Langkah-langkah Tune Up Mesin Bensin:

1. Membersihkan Saringan Udara:
Bersihkan saringan udara dengan cara menyemprotnya dengan udara dari arah yang berlawanan dengan arah aliran udara masuk. Apabila sudah terlalu kotor maka gantilah dengan baru.

2. Periksa Oli Mesin:
Hal yang perlu diperiksa terutama adalah jumlah dan viskositas oli. Pastikan oli yang Anda gunakan sesuai jumlah dan kualitasnya dengan yang direkomendasikan pabrik. Misalnya untuk mesin Toyota Kijang yang jumlahnya 3 liter diganti dengan 3,5 liter, SAE 30-50W, API Service minimal SF.

3. Periksa Baterai
Periksa dan bersihkan terminal baterai serta periksa juga elektrolit baterai. Pastikan jumlah elektrolit di antara batas atas dan batas bawah dengan BJ elektrolit 1,27

4. Periksa Jumlah Air pada Reservoir
Pastikan tutupnya rapat dan jumlah air mencapai kapasitas maksimum.

5. Test Air Radiator, Radiator, dan Tutup Radiator
Periksa air radiatornya, radiator serta tutupnya. Apabila air radiator berminyak, maka ada kemungkinan terdapat kebocoran oli ke sistem pendingin yang disebabkan gasket kepala silinder rusak, korosi, atau kepala silinder yang melengkung karena overheating. Untuk mengetes radiator diperlukan alat test tutur radiator. Pompa hingga tekanan 1,1 kg/cm2 serta cek kebocoran pada radiator dan bagian sistem pendingin lainnya. Sedangkan untuk tutup radiatornya dapat dites juga dengan alat tes tutup radiator. Pompa hingga tutup radiator terbuka. Spesifikasinya 0,75-1,05 kg/cm2 dengan limit 0,6 kg/cm2.

6. Periksa V-Belt
Periksa apakah ada keretakan pada v-belt. Selain itu periksa juga dengan cara tekan 10 kg maka difleksi 7-10 mm.

7. Periksa Busi
Periksa kondisi busi, apabila terdapat kotoran atau deposit maka bersihkan dengan baik. Setel celah busi sesuai dengan spesifikasinya, misalnya saja untuk Toyota Kijang 0,7-1,0 mm dan untuk Corona Twin Cam 1,1 mm.

Manfaat Tune Up Mesin:

- Tarikan jauh lebih ringan

- Tanjakan bertenaga

- Pemakaian BBM lebih hemat hingga 40%

- Suara mesin menjadi lebih halus

Lakukanlah pemeriksaan dengan rutin sehingga bisa didapatkan hasil yang maksimal dan performa mesin yang baik. Selamat mencoba!

Leave a Reply